Postingan

Rindu Tak Bisa Bertemu

Terhitung sejak aku kecil hingga sekarang aku selalu merasa rindu. Rindu akan sosok ibu dan ayah untuk menghiasi hari-hariku. Meski mata tak sering memandang, meski tangan tak bisa memeluk, dan meski hati sering menetes, aku mencoba kuat. Sesekali aku ingin merasa pulang sekolah dijemput dengan ayah, bercanda tawa dengan ibu, bahkan minta disuapin saat makan dan bermanja dengan mereka. Aku pernah melakukan hal itu dengan mereka walau tak sesering teman-temanku. Terkadang aku merasa iri dengan teman yang bisa mengisi hari-harinya dengan orang tua mereka, mulai dari jalan-jalan, makan, berlibur, bermain, yang dilakukan bersama-sama. Melihat itu semua aku hingga meneteskan air mata yang tak dapat terbendung lagi. Dalam hati aku menyalahkan keadaan yang membuatku tidak bisa seperti mereka. Yaaa itu semua tidak bisa diterima begitu saja pada anak kecil yang masih polosnya. Tetapi aku tidak merasa sendirian, hari-hariku dipenuhi dengan kasih sayang nenek dan saudaraku selain kasih saya...

Sahabat

Sahabat... Aku rindu saat awal perjumpaan kita Aku rindu akan kenangan bersama Aku rindu dengan canda tawamu Aku rindu dengan perhatianmu Sahabat... Meski tangan tak bisa berjabat Meski mata tak saling bertemu Meski jarak tlah memisahkan Cukuplah jari-jari kita saling menyampaikan kabar kerinduan mendalam Sahabat... Kau bagaikan bintang yang di langit, kadang tak terlihat tapi selalu ada Seperti payung yang selalu melindungiku, setiap duka dan luka datang tiba-tiba Terimakasih sahabat... Karena engkau telah hadir dalam hidupku Selalu ada dalam bahagia dan sedihku Tetaplah jadu pengingat ketika ku terlenan dengan dunia Sungguh hati ini sangat menukik tak dapat berkata-kata Rindu yang mendalam tak dapat terbendung lagi Aku merindu..